Sunday, November 6, 2016

Bahaya Batuk Bagi Ibu Hamil Dan Obat Batuk yang Aman untuk Ibu Hamil

Obat batuk yang aman untuk ibu hamil selalu di cari-cari khususnya para ibu hamil.Kenapa demikian? Karena jika ibu hamil yang mengkonsumsi obat, akan berdampak pula pada janin yang dikandung. Oleh sebab itu para ibu hamil ketika mengalami batuk tentunya akan mencari obat yang manjur dan juga aman bagi kesehatanya.

Batuk seharusnya memang tidak boleh disepelekan oleh ibu hamil. Meskipun batuk merupakan penyakit yang ringan, namun batuk juga dapat membahayakan kehamilan serta janin yang ada di dalam rahim sang ibu. Pengetahuan yang sedikit tentang ibu hamil dan juga sedikit media yang membahas tentang bahaya ketika hamil juga membuat terbatasnya pengetahuan ibu hamil tentang bahaya batuk yang di derita pada saat hamil.

Beberapa Bahaya Batuk Bagi Ibu Hamil Dan Obat Batuk Yang Aman Untuk Ibu Hamil


Batuk akan menjadi lebih berbahaya pada saat kehamilan, selain dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada ibu yang mengandung, batuk tersebut juga dapat membahayakan janin yang ada di dalam kandungan. Oleh sebab itu carilah obat batuk yang aman untuk ibu hamil agar tak berdampak pula pada janin yang dikandung. Gangguan pada ibu hamil seperti contoh: penyakit paru-paru, infeksi sinus dan lain-lain. Gangguan kesehatan pada ibu hamil secara tidak langsung dapat berpengaruh terhadap janin yang ada didalam kandungan ibunya. Berikut ini ada beberapa bahaya yang dapat terjadi ketika hamil yang sedang mengalami batuk.
Bahaya Batuk Bagi Ibu Hamil Dan Obat Batuk yang Aman untuk Ibu Hamil

Efek samping dan Bahaya Batuk Bagi Ibu Hamil

1. Janin Terguncang
Janin yang terguncang merupakan salah satu bahaya batuk yang dialami ketika hamil. Penyebabnya adalah seringnya mengalami batuk setiap menit bahkan setiap detik dapat menyebabkan perut menjadi terguncang. Jadi jika perut tsang ibunda erguncang ketika hamil, secara otomatis hal ini akan membuat janin yang ada dalam kandungan ikut terguncang juga. Bisa dibayangkan kan ya? Pada saat ibu hamil muda dan sering mengalami guncangan pada perutnya, janin tersebut ikut terguncang dan hal ini akan menjadi penyebab keguguran.
2. Lahir prematur
Bahaya yang kedua yaiyu bayi lahir prematur. Tidak sedikit ibu hamil yang dapat melahirkan bayi secara prematur, hal ini disebabkan oleh suara batuk yang keras dan juga tekanan batuk ketika mau batuk. Hal-hal tersebut akan membuat bayi terdorong keluar rahim. Kejadian seperti itu bisa terjadi pada ibu hamil yang memiliki serviks lunak dan juga kandungan yang lemah. Serving lunak itu sendiri dapat menyebabkan bayi terdorong keluar dari rahim tanpa sadar.

3. Keguguran
Pada kehamilan usia di bawah 3 bulan merupakan rentan terjadinya keguguran. Oleh sebab itu sebaiknya hindarilah agar tidak terkena batuk. Jika ibu hamil di usia kehamilan yang mudah sering terserang batuk, hal ini akan dapat memicu terjadinya keguguran. Suara batuk yang keras bisa menimbulkan tekanan pada bagian perut dan juga dibagian diafragma ibu hamil.

Obat Batuk Yang Aman Untuk Ibu Hamil di Apotik

Setiap pasangan suami istri pastilah menanti-nanti kedatangan si buah hati ke dunia ini. Masa kehamilan merupakan masa keemasan terutama bagi setiap wanita dimana masa yang di tunggu-tunggu oleh setiap pasangan. Karena dengan kehadiran anggota baru di rumah tersebut, akan membuat suasana yang ceria dan tentunya semakin ramai. Tidak sedikit para ibu hamil sangat protective untuk menjaga kandungan mereka. Dengan cara mengkonsumsi obat batuk yang aman untuk ibu hamil akan sedikit membantu ibu hamik ketika terserang batuk.

Bukan hanya kesehatan sang ibu yang selalu di utamakan, namun kesehatan janin yang dikandung juga menjadi prioritas utama. Maka dari itu, hal itu akan menjadi wajib dilakukan di masa kehamilan karena pada masa kehamilan, tubuh menjadi rentan dengan segala penyakit.

Selain pentingnya memilih obat batuk yang aman untuk ibu hamil, kesehatan janinpun menjadi penting bagi setiap pasangan suami istri. Seorang ibu hamil akan membagi sistem imunnya untuk calon buah hati yang masih berkembang di dalam rahim sang ibunda. Jadi jika tubuh sang ibunda kekurangan asupan cairan, nutrisi, dan kurang istirahat maka daya tahan tubuh akan bisa menurun, sehingga akan menyebabkan infeksi saluran pernafasan.

Penyakit yang sering dialami ketika hamil adalah batuk. Pada saat batuk menyerang, kemungkinan besar seorang ibu hamil merasa bingung untuk minum obat apa. Pada dasarnya tidak semua obat batuk aman untuk ibu hamil. Bahkan sangat sulit jika mencari obat batuk yang aman untuk ibu hamil.

Jika anda salah satu ibu yang pernah merasakan hal itu, segeralah pergi ke dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut tentang obat batuk yang aman untuk ibu hamil trimester pertama agar tidak membahayakan kodisi janin yang dikandung.

Sebenarnya tidak ada obat yang 100% aman untuk kehamilan. US Food and Drug Administration (FDA) sudah melakukan pengujian beberapa jenis obat terhadap hewan. Ketika melakukan pengujian tersebut mereka telah menemukan adanya efek samping terhadap janin hewan tersebut. Hal tersebut memperlihatkan bahwa tidak semua obat baik dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil. Meskipun pengujian tersebut tidak melibatkan manusia secara langsung.

obat batuk yang aman untuk ibu hamil adalah obat yang mengandung ekspektoran atau disebut dengan obat pengencer dahak. Seperti contoh: kalium guaiacolsulfonate, natrium sitrat, amonium klorida, kalsium iodida, guaifenesin (GG), ipecac, kalium iodida dan gliserol iodinasi. Semua obat tersebut juga mengandung antitusif, analgesik, dekongestan, dan antihistamin.

Tapi jika sesekali mengkonsumsi obat batuk ketika hamil tidak menimbulkan pengaruh besar yang bisa membahayakan bagi janin yang di kandung. Namun, apabila dosis yang digunakan cukup tinggi dan pemakaian yang lama, resiko terjadinya efek samping serta efek buruk pada ibu hamil maupun janin akan bisa meningkat beberapa level. Jika anda juga flu bisa gunakan Cara Menyembuhkan Flu Dan Hidung Tersumbat Dengan Cepat Tanpa Obat

Jenis Obat Batuk Yang Aman Untuk Ibu Hamil 


  1. Acetaminophen atau parasetamol - Kandungan parasetamol pada obat batuk ini tidak terbukti akan mengakibatkan bayi lahir cacat, jadi obat ini dikategorikan salah satu nama obat batuk yang aman untuk ibu hamil dan menyusui.
  2. Antihistamin – Dalam kandungan obat ini juga termasuk aman dikonsumsi selama kehamilan.
  3. Kafein - Pengujian secara langsung yang telah melibatkan pengujian terhadap manusia tidak mengakibatkan anak cacat lahir, jadi bisa dikategorikan obat yang aman bagi ibu hamil Namun, pengujian pada hewan justru menimbulkan hasil dengan kecacatan lahir jika mengkonsumsi kafein melebehi dosis (12 hingga 24 cangkir kopi sehari).
  4. Pseudoefedrin - Pengujian pada hewan menunjukkan bayi tidak mengalami cacat lahir, hanya saja jika minum obat ini terjadi kelainan pada berat badan yang di bawah rata-rata, Sementara untuk ibu hamil, boleh dikonsumsi untuk waktu singkat.
Demikianlah beberapa dampak negatif jika mengkonsumsi obat melebihi dosis dan tanpa melihat komposisinya. Terlebih lagi pada saat hamil, karena tiaksemua obat aman di konsumsi ibu hamil. Jika melebihi dosis yang di anjurkan, hal ini akan menimbulkan bahaya bagi ibu serta janin yang dikandung. Oleh sebab itu pilih dan tentukanlah obat batuk yang aman untuk ibu hamil agar ibu serta kandungan tetap sehat. Sekian dari kami www.obatbatukalami.com Semoga bermanfaat!
Previous Post
Next Post