Tuesday, August 20, 2013

Obat Sariawan Untuk Anak Bayi

Obat Sariawan Untuk Anak Bayi
Ternyata sariawan bukan hanya dialami orang dewasa saja,Anak-anak dapat menagalami sariawan . Sariawan merupakan peradangan yang terjadi dalam rongga mulut, sehingga dapat terjadi pada bagian dalam pipi, gusi, lidah, bibir, kerongkongan, atap mulut, dan/atau lantai mulut.

Ada yang menyatakan bahwa sebagian besar sariawan disebabkan infeksi virus. Meski demikian, ada sebagian sariawan yang penyebabnya justru tidak diketahui.

Ketika anak mengalami sariawan, proses makan dan minumnya memang bisa saja terganggu. Tetapi, hal ini hanya berlangsung sementara, yaitu tidak lebih dari 2 – 3 hari.

Adapun obat sariawan untuk anak dalah sebagai berikut :
  1.  Bilas mulut dengan obat tradisional
    Bilas mulut dengan salah satu dari beberapa obat tradisional, seperti lidah buaya, ekstrak biji anggur, peroksida hidrogen, jus plum, tea tree oil dan air hangat dengan garam di mulut bayi.
  2. Oleskan luka dengan bawang dan pepaya
    Menerapkan langsung obat ke luka sariawan juga dapat mempercepat proses penyembuhan. Gunakan bawang mentah, pepaya atau kantong tehlangsung pada luka sariawan.
  3. Berkumur dengan air garam (untuk bayi, pergunakan sedikit)
    Berkumur dengan air hangatyang dicampur garam tiga kali sehari dapat menyembuhkan luka sariawan dengan cepat. Kandungan garam dapat menarik cairan pada luka sariawan sehingga dapat mempercepat penyembuhan sariawan pada bayi
  4. Coba baking soda
    Campur baking sodadengan air yang dijadikan obat kumur atau pasta untuk melapisi luka sariawan. Baking soda akan membantu menghilangkan bakteri di dalam mulut dan mengurangi rasa sakit.
  5. Minumkan yogurt (pada balita)
    Yogurtmembantu keseimbangan bakteri di mulut dan tubuh. Hal ini akan mempercepat penyembuhan dan membantu mencegah sariawan. Untuk merasakan hasilnya, pastikan yogurt mengandung acidophilus hidup.
Obat Sariawan Untuk Anak Bayi

Sekian Obat Sariawan Untuk Anak Bayi  yang bisa menyembuhkan sariawan si buah hati , namun jika berkelanjutan maka hubungilah dokter anak agar mendapat saran-saran yang lebih baik .
Previous Post
Next Post